Headlines News :
SELAMAT DATANG DI BLOG PARIWISATA JAMBI

    Mengenal Jambi

    Search This Blog

    Translate

    Showing posts with label HUTAN. Show all posts
    Showing posts with label HUTAN. Show all posts

    Kanal dan Kolam Kuno

    a. Kolam Telago Rajo

    Keberadaan Kolam Telago Rajo ditemukan pada pertengahan tahun 1970-an, kepastian fungsi Kolam Telago Rajo belum jelas, tetapi sedikit dapat disimpulkan keberadaan kolam tersebut dikaitkan dengan tempat waduk control supaya air tidak menggenangi lingkungan candi dan persedian air bersih masyarakat masa lalu. Kolam Telago Rajo terletak 100 meter sebalah tenggra Candi Gumpung. Kolam ini terbuat dari gunduhan tanah dan bagian tepi berupa gunduhan yang berbentuk persegi panjang ukuran 130 x 100 meter dan kedalamannya sekitar 2 sampai 3 meter dari permukaan tanah sekarang. Lebar bidang gunduhan ini mencapai 20 meter. Dari hasil inventaris menunjukkan selain kolam Telago Rajo juga terdapat kolam-kolam kuno tersebar di dekat beberapa bangunan candi.

    b. Kanal Kuno

    Bagian penting dari Situs Percandian Muarajambi selain bangunan candi, kolam kuno dan menapo, yaitu adanya kanal-kanal yang mengelilingi kawasan percandian. Kanal-kanal inilah yang dahulu disamping berfungsi sebagai symbol kosmologis dalam konteks budhisme, juga berfungsi sebagai srana transportasi antar candi dan sabuk pengamanan kawasan yang disucikan. Keberadaan kanal-kanal ini masih dapat ditelusuri dengan nama : Sungai Melayu, Sungai Buluran Kecil, Sungai Jambi, Parit Jonor, Parit Sekapung, Sungai Buluran Dlam, Sungtai Buluran Keli, Buluran Paku, dan Sungai Selat.

    Bukit Sengalo/Bukit Perak

    Bukit yang terbentuk hanya dari gunduhan tanah ini terletak paling barat dari gugusan situs Muarajambi. Tepatnya di wilayah Desa Batu, Kecamatan Maroseb. Kabupaten Muarajambi. Jalan menuju lokasi bukit Sngalo adalah melalui jalan ke Desa Danau Lame, kemudian di lanjutkan kea rah barat kurang lebih 1 kilometer manuju Bukit Sengalo. Bukit ini merupakan bukit buatan yang terdiri atas gunduhan utama dan gunduhan jalan masuk. Gunduhan ini berukuran 30 x 30 meter dan gunduhan jalan masuk mendaki yang memanjang arah timur barat. Bagian puncak gunduhan terbentuk lubang besar yang kabarnya terbuat dari pengggalian air di masa lalu. Sekeliling Bukui Sengalo saat ini adalah perkebunan kelapa sawit. 

    Sumber: Draf Nominasi Daftar World Heritage, UNESCO - Situs Percandian Muarajambi (Departemen Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jambi, 2009)

    Taman Nasional Bukit Tigapuluh

    Taman Nasional Bukit Tigapuluh. Taman Nasional Bukit TigapuluhTaman Nasional Bukit Tigapuluh merupakan hutan hujan tropis dataran rendah yang mempunyai nilai konservasi luar biasa dan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi karena didalamnya terdapat 246 jenis tumbuhan obat tradisional, 51 jenis tumbuhan obat dan 8 jenis cendawan obat serta flora endemik seperti Cendawan Muko Rimau (Rafflesia hasseltii), Salo (Johannesteijsmannia altifrons) dan bunga bangkai (Amorphopalus titanium). 

    TNBT juga tempat bernaungnya 42 jenis mamalia, 7 jenis primata, 11 jenis tupai/bajing, 193 jenis burung yang merupakan sepertiga jenis burung di Sumatera, 134 jenis kupu-kupu dan 97 jenis ikan dari 25 suku dan 52 marga.

    Sebagai daerah pesisir pantai, Tanjung Jabung Barat memiliki potensi wisata bahari dengan keindahan laut dan pesisir pantai yang ditumbuhi pohon-pohon bakau yang tumbuh alami maupun reboisasi yang terpelihara untuk menjaga abrasi pantai. 

    Anda dapat menggunakan KMV Marina, Marindo dan Tungkal Samudra maupun menyewa kapal atau pompong nelayan. Event wisata yang digelar sepanjang tahun bulan Agustus sebagai penunjang wisata bahari antara lain Festival Peduli Nelayan yang terdiri dari lomba memancing, menongkah kerang, lomba pompong nelayan, lomba perahu dan menangkap ikan cempakul.

    Objek Wisata di Kabupaten Bungo

    Objek Wista di Kabupaten Bungo . Kabupaten Bungo memiliki banyak objek wisata alam yang meliputi :
    Hutan Adat

    Hutan adat desa dan hutan lindung yang masih utuh dan lestari di desa Batu Kerbau kecamatan Plepat mempunyai luas masing- masing 1.500 ha dan 2.500 ha.
    Desa Batu Kerbau ini berjarak lebih kurang 60 km dari ibukota kecamatan. Kalau musim penghujan bisa ditempuh lebih setengah hari. Disini persumpahan masih diterapkan siapa yang melanggar maka "keateh tidak berpucuk, ke bawah tidak berurat, ditengah dirakuk kumbang". Maka dapat dibayangkan kesengsaraan kutukan itu. Sumpah tersebut masih diikuti oleh masyarakat setempat, terutama untuk tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, adat dan budaya. Salah satunya membuka lubuk larangan harus dengan kesepakatan membuka sumpah.

    Potensi lain yang berada di sekitar hutan adat Batu Kerbau ini dan juga merupakan koridor memulai penjelajahan TNKS yang terletak di Kabupaten Tebo yaitu :
    1. Air terjun Punjung Empat di kecamatan Pelepat.
    2. Air Terjun Tegan Kiri dengan ketinggian 26 m di Rantau Pandan 34 km dari Muara Bungo yang juga merupakan lokasi tumbuhnya bunga bangkai.
    3. Goa alam (goa kelelawar) di Dusun Lubuk Mayan 20 km dari Muara Bungo dan goa di Dusun Apung Mudik kecamatan Rantau Pandan.
    4. Batu tapak sembilan sinamat ulu di Desa Sinamat Ulu.
    5. Air terjun Renah sungai ipuh Desa Renah Sungai Besar lebih kurang 48 m dari Muara Bungo dengan ketinggian 54 m dan lebar 8 m
    6. Bunga bangkai, terletak di kecamatan Rantau Pandan yang berjarakkurang lebih 35 km dari kota Muara Bungo. Bunga bangkai sejenis tumbuh-tumbuhan sejenis vegetasi atau jenis keladi. Satu rumpun dengan bunga rafflesia, hanya jenis tumbuhnya memanjang keatas
    7. sampai setinggi 1,80 - 2,85 m. Berbeda dengan bunga biasa, bunga ini mengeluarkan aroma yang berbau amis seperti bangkai, karenanya sering mengundang kehadiran binatang buas.
    8. Hutan Salak seluas 50m Ha di Desa Batu Kerbau dengan berbagai jenis seperti telur angso, salak kelapa, salak abu, tembaga dan sebagainya.
    9. Makam Pakubuwono III bertarikh 1789 M terletak di Desa Lubuk Landai. Semasa hidupnya Pakubuwono III dari Desa Lubuk Landai dikenal sebagai sosok Tuo Tengkar.
    10. Mesjid kuno yang dibangun Muhammad Sawal tahun 1898 di Desa Empelu. Bangunannya tampak
    11. mirip istana Maimun Medan. Terap tangga, ornamen gapura dilengkungan yang berbaris didinding luar mengingatkan pada bangunan Mesjid Aqsa.
    Disamping itu kita juga dapat menikmati objek wisata dam Semagi sebagai tempat rekreasi yang terletak di desa Tanah Tumbuh 35 km dari kota Muaro Bungo.

    Taman Nasional Bukit Dua Belas

    Ditunjuk Menteri Kehutanan, SK. No. 258/Kpts-II/2000, dengan luas 60.500 ha
    Letak Kab. Soralangun Bangko, Kab. Batanghari, Kab. Bungo Tebo, Prop. Jamb
    Temperatur Udara -
    Curah Hujan -
    Ketinggian Tempat 30 - 430 m dpl
    Kawasan ini semula merupakan Cagar Biosfer Bukit Dua Belas yang ditunjuk berdasarkan Keputusan Menteri Kehutanan No. 46/Kpts-II/1987 tanggal 12 Pebruari 1997 tentang Penunjukan Kawasan Hutan Propinsi Jambi seluas + 2.947.200 ha, diantaranya Hutan Suaka Alam dan Hutan Wisata seluas 602.000 ha, dimana kawasan cagar Biosfer Bukit Dua Belas termasuk didalamnya dengan fungsi HSAW seluas + 28.705 ha.

    Dalam perkembangannya, pada sebagian Hutan Produksi Terbatas dan Hutan Produksi Tetap disekitar Cagar Biosfer Bukit Dua Belas telah dicadangkan untuk beberapa kagiatan antara lain:
    • Pembangunan HTI PT. Sumber Hutan Lestari dengan sistem tebang habis + 19.100 ha, dimana sebagian kawasannya adalah kawasan hutan produksi terbatas.
    • Pembangunan HTI Rotan PT. Inhutani V seluas + 10.600 ha letaknya berbatasan langsung dengan Cagar Alam Biosfer Bukit Dua Belas, dan 500 ha diantaranya telah berupa tanaman rotan.
    • PT. Limbah Kayu Utama (HTI-Pertukangan) seluas + 19.300 ha (SK Menhut No. 327/Kpts-II/1998 yang letaknya cukup jauh dari Cagar Biosfer Bukit Dua Belas.
    • PT. Wana Perintis (HTI-Trans) seluas + 6.900 ha (SK. Menhut No. 781/Kpts-II/1996) telah ada pemukiman transmigrasi.
    • Disamping itu terdapat juga kegiatan pemanfaatan kayu dengan IPK yang dikeluarkan oelh Kanwil Dephutbun Prop. Jambi.

    Setelah Pencadangan tersebut muncul masalah dimana areal tersebut merupakan wilayah hak ulayat adat/wilayah pengembaraan Orang Rimba. Akibat konversi hutan alam menjadi Hutan Tanaman Industri yang menggunakan Sistem Tebang Habis dengan Permudaan Buatan, telah menyebabkan masyarakat Rimba kehilangan sumber daya alam yang menjadi sumber kehidupannya.

    Kekhawatiran terhadap dampak negatif dari pembangunan HTI terhadap kehidupan masyarakat Orang Rimba, telah mendorong masyarakat Orang Rimba besama-sama dengan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) untuk mengusulkan penghentian kegiatan pembangunan HTI menjadi perluasan Cagar Biosfir Bukit Dua Belas.

    Menteri Kehutanan melalui Keputusan No. 781/Kpts-VIII/1999 tanggal 27 September 1999 membentuk Tim Peninjau Lapangan Terhadap Kawasan Hutan yang diusulkan untuk Perluasan Cagar Biosfir Bukit Dua Belas dengan tugas untuk melakukan pengumpulan data dan informasi yang lengkap dan obyektif atas aspek ekonomi, sosial dan ekologi terhadap kawasan hutan yang diusulkan untuk perluasan Cagar Alam Biosfer tersebut.

    Hasil akhir dari proses tersebut di atas adalah telah dilakukan perubahan fungsi sebagian Hutan Produksi Terbatas Serengam Hulu seluas + 20.700 ha (dua puluh ribu tujuh ratus hektar) dan sebagian Hutan Produksi Tetap Serengam Hilir + 11,400 ha (sebelas ribu empat ratus hektar) serta penunjukan sebagian Areal Penggunaan lainnya seluas + 1.200 ha (seribu dua ratus hektar) dan kawasan Suaka Alam dan pelestarian alam (Cagar Biosfir Bukit Dua Belas) seluas + 27.300 ha (dua puluh tujuh ribu tiga ratus hektar) yang terletak di Kab. Sarolangon Bangko, Batanghari dan Bungo Tebo, Prop. Jambi menjadi Taman Nasional Bukit Dua Belas seluas + 60.500 ha melalui Surat Keputusan Menteri Kehutanan dan Perkebunan No. 258/Kpts-II/2000 tanggal 23 Agustus 2000.

    Potensi Kawasan

    Areal Taman Nasional Bukit Dua Belas mempunyai luas 60.500 Ha, berupa perbukitan dataran rendah berada pada ketinggian + 30 - 430 m dpl. Secara geografis terletak di antara 102o31'37" sampai 102o48'27" Bujur Timur dan antara 1o44'35" sampai 2o03'15" Lintang Selatan. Secara administratif terletak di tiga wilayah kabupaten, yaitu Soralangun, Muaratebo dan Batanghari Prop. Jambi.

    Taman Nasional Bukit Dua Belas merupakan kawasan lindung yang mempunyai keunikan tersendiri, karena keberadaannya tidak terlepas dengan kehidupan masyarakat tradisional/Orang Rimba yang terdapat didalam dan sekitar kawasan taman nasional untuk mencari kehidupan sehari-hari seperti rotan, damar, kayu gaharu, dll.

    Flora dan Fauna

    Taman Nasional Bukit Dua Belas memliki berbagai jenis flora dan fauna, baik yang dilindungi maupun yang langka dan sumber obat-obatan.

    Jenis Mamalia Langka:

    Harimau (Panthera tigris sumatrensis), Beruang (Helarctos malayanus), Kancil (Tragulus napu), dan lain-lain.

    Jenis Burung Langka:

    Elang Ular Bido (Spilornis cheela), Enggang Klihingan (Anorrhinus amictus), Seluloyok (Anthracoceros malayanus), Rangkong Badak (Buceros rhinoceros), Buhung Gading (Buceros vigil), Paok Delima (Pitta granatina), dan Tiung (Gracula religiosa).

    Selain jenis mamalia dan burung langka tersebut di atas terdapat jenis lainya seperti: Ayam Hutan (Galus galus), Biawak (Varanus salvator), Kijang (Muntiacus muntjak), Nangoi (Sus barbatus), dan lain lain

    Jenis Flora

    Jenis Flora yang terdapat di taman nasional, antara lain: Jelutung (Dyera costulata), Getah Merah (Palaquium spp), Pulai (Alstonia scolaris), Kempas (Koompassia excelsa), Rumbai (Shorea spp), Cendawan Muka Rimau (Rafflesia hasseltii), Jemang atau Palem darah Naga (Daemononorops draco), dan lain-lain.

    Taman nasional Bukit Dua Belas memiliki jenis-jenis flora yang dapat digunakan sebagai obat-obatan seperti: Cendawan Balus (Pycnoporus sp), Tubo kayu, Tuno Akar, Tembalau, Paku Balus, Selusuh Kayu, Selusuh Akar, Akar Penyegar (Smilax zeylanica), Terap, Rotan Sio, Tunam dan Sentubung.

    Tempat Kunjungan Wisata di Kota Jambi



    Tempat Kunjungan Wisata di Kota Jambi

    Di wilayah Kota Jambi, obyek wisata yang ada lebih banyak didominasi oleh obyek wisata buatan seperti taman rekreasi, baik yang dikelola pemerintah maupun swasta; museum & situs peninggalan bersejarah; wisata budaya, belanja & wisata kuliner; serta hiburan rekreasional lainnya yang umumnya terdapat di wilayah perkotaan. Sementara obyek wisata alam lebih banyak terdapat di kawasan kabupaten di dalam Provinsi Jambi.
    Sebagian besar obyek wisata di Jambi saat ini belum semuanya dapat dikelola dengan baik oleh Pemerintah, walaupun usaha ke arah itu terus dilakukan, terutama dalam pengelolaan situs/obyek peninggalan bersejarah, obyek wisata alam dan hutan lindung beserta isinya.

    Berikut ini tempat kunjungan wisata yang ada di kota Jambi :
    1. Taman Mini Jambi dan Taman Rimba

    Taman Mini Jambi



    Taman Rimba


    Kawasan obyek wisata budaya, taman rekreasi dan sarana olahraga.

    Lokasi : Jl. Sunaryo, Kecamatan Jambi Selatan, 7 km dari pusat kota dan 500 m dari Bandara Sultan Taha.
    Wisata : Taman hiburan dan rekreasi seluas 18 ha.
    Fasilitas : Rumah adat dari 6 kabupaten-kota se-Provinsi Jambi, Bangunan gedung permanen,Stadiun terbuka dengan sistem penerangan,Tempat parkir luas,Terdapat pintu masuk (gapura) & dikelilingi pagar,Kebun binatang & taman, dengan flora & fauna yang dilindungi.

    Keterangan : Merupakan kawasan yang pernah digunakan untuk penyelenggaraan MTQ Nasional ke-18 tahun 1997, setelahnya biasa digunakan sebagai pusat kegiatan perayaan event- event penting baik oleh pemerintah maupun swasta.


    2. Tanggo Rajo / Ancol Jambi

    Ancol


    Kawasan di depan Rumah Dinas Gubernur yang berada di pinggir Sungai Batanghari yang sering di sebut juga sebagai Ancolnya Jambi oleh masyarakat Jambi, merupakan kawasan dengan panorama dan pusat jajanan murah.
    Lokasi : Kawasan di depan Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jl. Sultan Taha, Kecamatan Pasar Jambi.
    Wisata : Wisata kuliner dan panorama dari tepi Sungai Batanghari.
    Fasilitas : Area pusat jajanan yang tertata rapi, Jalan aspal & tangga hingga ke pinggir sungai Batanghari.
    Keterangan : Merupakan kawasan yang sering dikunjungi sebagai tempat rekreasi keluarga menikmati panorama sungai Batanghari, memancing, atau menikmati jajanan di sepanjang jalan raya di pinggir sungai. Dari Tanggo Rajo inilah tiap tahun Gubernur melambaikan bendera start dalam event tahunan Lomba Perahu Tradisional, dalam rangka HUT RI, 17 Agustus.


    3. Hutan Kota Mayang Mangurai Jambi

    Hutan Kota Mayang Mangurai
    Kawasan agro wisata, rekreasi dan sarana outbound serta perkemahan.
    Lokasi : Kecamatan Kota Baru, 7 km dari pusat kota
    Wisata : Hutan kota seluas 10 ha di Paal 10 dan 10 ha di Paal 11.
    Fasilitas : Bangunan pendopo peristirahatan dilengkapi toilet, Tempat parkir luas, Taman, dengan flora & fauna yang dilindungi, Kolam luas.
    Keterangan : Merupakan kawasan yang digunakan sebagai pusat konservasi hutan kota, pengembangan bibit gaharu yang dikelola oleh Kantor Kehutanan Kota Jambi, wisata outbound, & taman rekreasi keluarga. Lokasi tidak jauh dari pusat kota.


    4. GOR (Gelanggang Olah Raga) Kota Baru Jambi

    GOR(Gelanggang Olah Raga)


    Gedung olahraga dan kegiatan olahraga lainnya, serta pentas pagelaran musik, baik di dalam maupun di luar ruangan.
    Lokasi : Jl. H. Agus Salim, Kecamatan Kota Baru, 6 km dari pusat kota

    Wisata : Olahraga dan kegiantan kesenian

    Fasilitas : Bangunan gedung olah raga diatas area seluas 40.884 m² Tempat parkir luas Taman, lapangan sepakbola mini Dojo Judo disebelahnya, gedung Senam didepannya

    Keterangan : Merupakan kawasan yang digunakan sebagai pusat kegiatan berbagai cabang olahraga, seperti Tarung Drajad, Judo, Senam, Jogging maupun kegiatan lain seperti pagelaran seni, dll. Lapangan terbukanya sering digunakan untuk berbagai acara seperti pentas musik, otomotif dll.


    5. Kolam Renang Tepian Rajo

    Kolam Renang Tepian Rajo


    Kolam renang standard international.

    Lokasi : Jl. Kapt. Sujono, Kecamatan Kota Baru, 6 km dari pusat kota
    Wisata : Renang, polo air dan water boom.

    Fasilitas : Kolam renang standard international 20x50 m & kolam anak-anak
    Tempat parkir luas & taman, luas area 3 ha, Water boom mini.
    Keterangan : Merupakan kolam renang yang digunakan sebagai pusat kegiatan cabang olahraga renang dan polo air. Rutin digunakan berbagai sekolah di Kota Jambi sebagai tempat latihan renang. Pada hari libur selalu dipenuhi pengunjung terutama anak-anak di fasilitas water boomnya.


    6. Taman Ria Remaja

    Taman rekreasi dan tempat pagelaran seni yang sering digunakan oleh pelajar se-kota Jambi.
    Lokasi : Jl. H. Agus Salim, Kecamatan Kota Baru, 4 km dari pusat kota.
    Wisata : Taman rekreasi dan pentas pertunjukan.
    Fasilitas : Taman rekreasi seluas 2 ha yang rimbun oleh pepohonan, sering digunakan pula sebagai pentas seni, Tempat parkir luas & taman.
    Keterangan : Sering digunakan berbagai sekolah di Kota Jambi sebagai tempat pagelaran tari, musik, pertandingan kesenian, dll.


    7. Taman Anggrek Sri Soedewi

    Taman Anggrek Sri Soedewi


    Taman pengembangan tanaman anggrek, baik lokal maupun anggrek Nusantara.
    Lokasi : Jl. A. Yani, Kecamatan Telanaipura, 6 km dari pusat kota.
    Wisata : Taman botani dan rekreasi.
    Fasilitas : Taman rekreasi seluas 25.056 m² yang rimbun oleh pepohonan, dan berbagai jenis anggrek yang dikembangkan di taman ini, Kantin, kolam ikan, dll.
    Keterangan : Anggrek merupakan kekayaan flora yang dimiliki Indonesia, bunga yang tumbuh di hutan hujan tropis ini diduga masih banyak terdapat di pedalaman Jambi.


    8. Taman Mayang Mangurai - Telanaipura

    Taman Mayang Mangurai


    Di taman ini terdapat Rumah Adat Jambi, Kajanglako, dan perlengkapan adat.
    Lokasi : Jl. Atmadibrata, Kecamatan Telanaipura, 6 km dari pusat kota.
    Wisata : Taman dengan bangunan Rumah Adat Jambi, Kajanglako. Didalamnya terdapat koleksi peralatan pengantin Jambi dan pakaian adat kabupaten kota se-Provinsi Jambi.
    Fasilitas : Taman yang penuh pepohonan dengan bangunan Rumah Adat Jambi, berada diatas area seluas 0,75 ha. Tepat berada disebelah Kantor Gubernur Jambi, dan masih berada dalam kompleks perkantoran Pemerintah Provinsi.
    Keterangan : Taman ini bersebelahan dengan Kantor Gubernur dan berhadapan dengan Kantor DPRD Provinsi Jambi yang megah. Di dalam Rumah Adat tersimpan koleksi perlengkapan adat-istiadat Jambi.


    9. Sanggar Batik & Kerajinan PKK Provinsi Jambi

    Motif Batik Jambi


    Tempat pemasaran berbagai kerajinan karya ibu-ibu PKK se-Provinsi Jambi.

    Lokasi : Jl. Sri Soedewi, Kecamatan Telanaipura, 4 km dari pusat kota.
    Wisata : Merupakan tempat pemasaran berbagai macam batik khas Jambi, tenun Songket Jambi, sulaman benang emas, kerajinan anyaman rotan/bambu, ukiran kayu, perhiasan batu- batuan, bros dari sisik ikan dan berbagai macam hasil kerajinan khas Jambi. Sanggar ini dikelola PKK Provinsi Jambi sebagai tempat pelatihan membatik dan kerajinan tangan lainnya. Buka setiap hari pada jam 09.00 - 16.00 WIB.


    10. Dekranasda

    Dekranasda Provinsi Jambi


    Tempat pemasaran berbagai kerajinan karya pengrajin se-Provinsi Jambi.

    Lokasi : Jl. Sudirman (depan Mapolda) Kecamatan Jambi Selatan, 4 km dari pusat kota.
    Wisata : Merupakan tempat pemasaran berbagai macam batik khas Jambi, kerajinan anyaman rotan/bambu, ukiran kayu dari Betung, perhiasan batu-batuan dan berbagai macam hasil kerajinan khas Jambi. Selain itu juga tersedia produk makanan & minuman khas Jambi seperti, kopi, teh kayu aro, dodol nanas tangkit, keripik dan dodol kentang Kerinci, dll.


    11. Pasar Keramik

    Pasar Keramik


    Pasar penjualan keramik & kristal hiasan.
    Lokasi : Jl. Sisingamangaraja, belakang bioskop Mega, Pasar Jambi.
    Wisata : Merupakan tempat pemasaran berbagai macam jenis keramik, kristal hias & barang- barang import lainnya.


    12. Danau Sipin

    Danau Sipin


    Wilayah dengan wisata alam berupa kawasan perairan yang mengelilingi sebuah pulau (Pulau Pandan).
    Lokasi : Kecamatan Telanaipura, 4-7 km dari pusat kota dan 10 km dari Bandara Sultan Taha.
    Wisata : Kawasan dengan panorama alam seluas 200 ha dengan pulau seluas 89,2 ha. Tempat pemancingan & budidaya ikan.
    Keterangan : Hotel Ratu (bintang 4) & Batanghari Restaurant terdapat salah satu sisinya.


    13. Danau Teluk

    Danau Teluk


    Wilayah dengan wisata alam berupa kawasan perairan yang menjadi tempat budidaya ikan air tawar secara tradisionil.
    Lokasi : Kecamatan Danau Teluk, 12 km dari pusat kota melalui Jembatan Aur Duri (3 km di seberang Kota Jambi).
    Wisata : Kawasan dengan panorama alam dan perairan. Tempat pemancingan & budidaya ikan (keramba).
    Keterangan : Terletak di Jambi Kota Seberang, dan telah terdapat jalan aspal menuju lokasi.


    14. Mesjid Agung Al-Falah

    Mesjid Agung Al-Falah


    Mesjid ini memiliki banyak tiang & tidak berdinding, sehingga lebih dikenal sebagai Mesjid Seribu Tiang.
    Lokasi : Jl. Sultan Taha, Kecamatan Telanaipura, bersebelahan dengan Pusat Pendidikan Islam Al-Falah, Museum Perjuangan & IPAL Benteng.
    Wisata : Wisata keagamaan, mesjid ini adalah mesjid terbesar di Kota Jambi & menjadi pusat kegiatan dan dakwah Islam. Pada masa lalu diduga merupakan pusat Kesultanan Jambi (Kampung Gedang Tanah Pilih).


    15. Kompleks Makam Rajo-Rajo Jambi

    Kompleks Makam Rajo-Rajo Jambi


    Wilayah pemakaman kuno yang dikeramatkan penduduk setempat.
    Lokasi : Kecamatan Telanaipura, 4 km dari pusat kota.
    Wisata : Di tempat ini dimakamkan isteri Sultan Thaha Syaifuddin, Raden Mattaher, dll.


    16. Makam Datuk Sintai

    Makam kuno yang dikeramatkan penduduk setempat.
    Lokasi : Kampung Pecinan, Mudung Laut, Kecamatan Pelayangan, 15 km dari pusat kota melalui Jembatan Aur Duri.
    Wisata : Makam kuno yang dikeramatkan, terletak di Jambi Kota Seberang.


    17. Kampoeng Radja

    Kampoeng Radja

    Taman Rekreasi & Restaurant yang merupakan usaha swasta.
    Lokasi : Jalan lintas lingkar barat, dekat Terminal Alam Barajo, Simpang Rimbo.
    Wisata : Selain restaurant & taman rekreasi (terdapat danau buatan & tempat pemancingan didalamnya), juga tersedia sarana outbound, kolam renang, go car, dll.


    18. Museum Negeri Jambi

    Museum Siginjai

    Tempat rekreasi dan pendidikan sejarah Jambi.
    Lokasi : Jl. Urip sumoharjo No. 01 Telanaipura.
    Wisata : Museum Negeri Jambi memiliki berbagai jenis koleksi yakni: geologi, biologi, filologi, etnografi, arkeologi, sejarah, keramik, seni rupa dan tekhnologi.

    Taman Nasional Kerinci Seblat

    Objek Wisata Taman Nasional Kerinci Seblat merupakan perwakilan tipe ekosistem hutan hujan dataran rendah sampai ekosistem sub-alpin serta beberapa ekosistem yang khas antara lain rawa gambut, rawa air tawar dan danau.

    Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat memiliki 4.000 jenis tumbuhan yang didominasi oleh famili Dipterocarpaceae. Tumbuhan yang langka dan endemik seperti pinus kerinci (Pinus merkusii strain Kerinci), kayu pacat (Harpulia alborea), bunga raflesia (Rafflesia arnoldi dan R. hasseltii), dan bunga bangkai (Amorphophallus titanum dan A. decus-silvae). Taman Nasional Kerinci Seblat memiliki 37 jenis mamalia, 10 jenis reptilia, 6 jenis amfibia, 8 jenis primata dan 139 jenis burung.

    Potensi lainnya yang menarik perhatian pengunjung di taman nasional ini, seperti pengamatan suara burung rangkong (Buceros rhinoceros sumatranus) dan julang (Aceros undulatus undulatus) serta suara tawa histeri yang menakjubkan dari burung gading (Rhinoplax vigil); adanya kucing emas (Catopuma temminckii temminckii) yang sangat misterius, serta adanya misteri yang belum terpecahkan tentang sejenis satwa primata yang berjalan tegak dan cepat sekali menghilang diantara pohon, dimana masyarakat setempat menamakannya “orang pendek”.

    Taman Rimba Kota Jambi

    Taman Rimba – Jika mendengar nama ini mungkin yang akan terbayang di benak anda adalah taman yang bernuansa hutan. Tapi jangan salah, kesan natural tetap akan terasa di objek wisata ini, namun tempat ini tidak sepenuhnya tampak seperti hutan, tempat ini juga memiliki fasilitas taman bermain untuk anak-anak dan hal menarik lainnya, Taman Rimba ini juga memiliki nilai budaya dari Provinsi Jambi. Maka dari itu, objek wisata ini menjadi salah satu tujuan favorit untuk menghabiskan waktu liburan.

    Lokasi dan Akomodasi

    Objek wisata taman rimba ini berlokasi di Jalan Sunaryo, tepatnya berada di Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi, Provinsi Jambi.

    Untuk menuju ke lokasi taman rimba Jambi ini, anda bisa menggunakan transportasi apa saja, bisa menggunakan kendaraan pribadi dan juga bisa menggunakan kendaraan umum atau bisa menggunakan transportasi taksi.

    Jika anda menggunakan mobil sendiri atau kendaraan pribadi, jika anda datang dari arah Bandar udara Sultan Thaha Syaifudin kota Jambi, anda hanya membutuhkan waktu 5 – 10 menit saja untuk mencapai Taman Rimba Jambi, karena memang jarak nya tidak terlalu jauh, kira – kira hanya 500 meter dari bandara tersebut.

    Namun jika anda menggunakan angkutan kota atau angkot, anda bisa naik angkot dengan jurusan Candra yang berwarna merah. Angkot ini berangkat dari terminal rawasari dan akan melewati beberapa jalan protokol dikota Jambi. Jika anda telah sampai di lrg. Chandra anda jangan meneruskan perjalanan dengan angkot, anda bisa melanjutkan perjalanan anda menggunakan ojek.

    Biaya ongkos yang harus anda keluarkan untuk sampai ke Taman Rimba Jambi ini sekitar Rp 5.000. dengan rincian Rp 2.000 untuk ongkos angkot dan Rp 3.000 untuk ongkos ojek. Selain itu, anda juga bisa menggunakan taksi sebagai sarana transportasi untuk menuju ke Taman Rimba Jambi ini. Biaya ongkos dari taksi ini sendiri beragam, tergantung kesepakatan anda dengan si sopir taksi.

    Wisata

    Objek wisata taman rimba ini mulai didirikan di atas sebuah lahan tanah yang luas kurang lebih sebesar 18 Ha, pada sekitar awal tahun 80an. Objek wisata taman rimba ini penataannya betemakan penggabungan dari dua jenis konsep wisata, yang antara lain adalah kosep wisata taman hiburan (sejenis taman bermain) dan konsep kebun binatang.

    Hal ini dilakukan agar para pengunjung tidak bosan untuk menghabiskan waktu taman rimba ini, karena selain bisa melihat beraneka ragam jenis-jenis hewan yang dilestarikan, para pengunjung juga bisa menghabiskan waktu dengan bermacam-macam jenis permainan yang telah di sediakan oleh pengurus setempat, anda juga bisa sekalian piknik bersama keluarga tercinta sembari mengawasi buah hati anda. Inilah alasan mengapa objek wisata taman rimba ini pada akhirnya diberi nama sebagai “Taman Mini dan Taman Rimba Jambi”.

    Objek wisata taman rimba yang ada di kota jambi ini memiliki koleksi hewan-hewan langka yang tidak jauh berbeda dari kebun-kebun binatang lainya, contohnya saja disana terdapat seekor beruang hitam, gajah, harimau sumatera, buaya, ular, kura-kura, orang utan, kuda poni, bahkan ada seekor kangguru yang akhir-akhir ini baru bergabung di taman rimba dan masih banyak lagi hewan-hewan langka yang di lindung dan dilestarikan di taman rimba ini.

    Yang paling banyak menarik minat para pengunjng taman rimba ini adalah koleksi burung-burungnya, yang antara lain adalah burung rangkok, burung pelikan laut, burung elang, burung rajawali, burung bangau, burung kasuari, hingga burung unta. Kenapa bisa koleksi tersebut yang lebih banyak menarik minat para pegunjung? Pastilah anda penasaran bukan.

    Hal itu di karenakan koleksi burung-burung yang telah disebutkan sebelumnya tadi, ditempatkan di dalam sebuah bangunan kaca yang berbentuk setengah lingkaran besar, mungkin bisa disebut sebagai sangkar raksasa yang dibuat dari kaca, keadaan sangkar tersebut dibuat semirip mungkin dengan habitat burung-burung tersebut, sehingga agak mirip seperti hutan kecil tepatnya.

    Nah, maka dari itulah para pengunjung dapat melihat koleksi burung-burung di objek wisata taman rimba ini dengan leluasa. Banyak para pengunjung yang memilih lokasi piknik disekitar sangkar kaca tersebut, karena memang bangunan tersebut berada di tengah taman, jadi selain pemandangan sekitarnya indah, tempatya juga sangat rindang.

    Bagi para pengunjung yang ingin berkeliling taman tersebut, anda bisa menunggang binatang seperti gajah atau kuda yang telah disiapkan untuk mengantar anda sekalian untuk berkeliling melihat – lihat di sekitar taman.

    Fasilitas

    1. Pusat Penjualan Souvenir.

    Ada sebuah bangunan besar yang disebut sebagai Rumah Adat Kejang Lako. Rumah Adat ini memiliki konsep bangunan yang lebih modern tapi tidak meninggalkan ciri khasnya, yaitu bubungan rumah yang diukir dengan ukiran burung angsa kejang lako.

    Dihalamanya yang luas terdapat 6 macam rumah adat daerah jambi yang masing-masing memiliki perbedaan, rumah-rumah ini sekarang dijadikan sebagai tempat penjualan cinderamata, oleh-oleh dan beberapa makanan khas daerah jambi.

    2. Arena Bermain

    Di objek wisata taman rimba ini disediakan arena boom boom car, komedi putar mini, arena permainan mandi bola, dan beberapa arena bermain lainnya yang sifatnya outdoor.

    3. Jogging Track

    Anda bisa berolahraga secara gratis di objek wisata taman rimba ini.

    Tips Berkunjung ke Taman Rimba :

    1. Lebih baik jika anda membawa kendaraan pribadi untuk berkunjung ke tempat wisata Taman rimba ini, karena memudahkan anda jika ingin berkeliling areal taman, jadi anda tidak perlu susah-susah lagi berjalan.

    2. Perhatikan keadaan cuaca sebelum anda berangkat, pergilah pada cuaca cerah agar anda bisa menikmati perjalanan anda secara total.

    3. Jangan lepaskan perhatian anda dari anak anda, memang ada pegawas, tetapi melihat pengunjung yang begitu banyak, tidak menutup kemungkinan mereka tidak bisa mengawasi secara detail, tapi mereka pasti akan mengingatkan anda sebelumnya.

    4. Bawalah makanan sendiri dari rumah, seperti yang anda tahu, tidak ada makanan yang murah di tempat-tempat objek wisata seperti itu, jadi untuk menghemat biaya, tidak ada salahnya anda membawa makanan sendiri dari rumah, kesehatannya juga lebih terjamin.

    5. Satu hal yang perlu anda ingat, jangan buang sampah sembaragan disana jika anda tidak ingin dikenakan denda besar jika ketahuan.

    Nah, sudah siapkah anda untuk mengunjungi tempat objek wisata taman rimba ini? masukkanlah ke dalam daftar kunjungan anda di akhir pekan ini, ajak keluarga dan teman – teman anda untuk bersenang – senang disini, dijamin anda tidak akan menyesal, apalagi pemandangannya sangat indah untuk berfoto, jadi tunggu apa lagi? selamat berlibur semuanya.
     
    Support : Creating Blog | SEPRIANO | PARIWISATA JAMBI
    Copyright © 2016. PARIWISATA JAMBI - All Rights Reserved
    Template Created by Blogger Published by Blogger
    Proudly powered by Blogger